Beberapa waktu yang lalu saya dan suami berkesempatan untuk mengunjungi Musium Kereta Api di Ambarawa Jawa Tengah. Kami mengadakan perjalanan dengan menggunakan mobil , berangkat dari Bandung melalui jalur Utara. Perjalanan cukup menyenangkan karena pada saat itu bukan musim liburan sehingga lalu lintas tidak begitu padat walaupun dibeberapa tempat kami mengalami sedikit kemacetan namun untuk ukuran Indonesia terbilang normal.

Sebelumnya kami mengetahui keberadaan musium ini dari hasil browsing di internet dan kebetulan suami senang dengan koleksi miniatur kereta api. Namun ketika kami melihat musium tersebut keadaannya cukup menyedihkan, koleksi kereta api mereka sebenarnya cukup banyak hanya perawatannya sangat kurang. Hampir semua kereta api koleksi mereka di makan karat dan yang lebih menyedihkan lagi banyak coretan tangan tangan jahil yang menghiasi koleksi tersebut. Sungguh menyedihkan . Waktu kami tanyakan ke penjaga mengenai coretan coretan tersebut mereka mengatakan bahwa sulit bagi mereka untuk mencegahnya karena letak musium tersebut dekat dengan perkampungan penduduk dan pagar yang memisahkan musium tersebut dengan perkmpungan sudah rusak sehingga orang dengan bebasnya berlalu lalang. Mereka tidak dapat menjaganya karena para perusak selalu main kucing kucingan dengan petugas.

Mungkin pemerintah harus turun tangan untuk membenahi musium ini , sangat di sayangkan kalau tidak segera di tangani maka untuk beberapa tahun kedepan musium ini akan hilang. Padahal dengan adanya musium ini dapat meningkatkan pendapatan daerah. Masih beruntung ada satu set kepala lokomotif berikut gerbong penumpangnya yang masih terawat dengan baik. Kereta ini sering di pergunakan untuk membawa para turis menyusuri pemandangan yang indah di sekitar Ambarawa.